Konsorsium Dian Tama Adakan Pertemuan dengan TIM GPM KEHATI

0
347
Konsorsium Dian Tama ketika melakukan Pertemuan dengan TIM GPM KEHATI

Pontianak, swaraperiau.com – Proyek Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM), Kemakmuran Hijau, MCA-Indonesia, sudah memasuki kuartal kelima (Q-5), berkenaan dengan hal itu, Konsorsium Dian Tama sebagai salah satu Penerima Hibah,  adakan  pertemuan dengan Tim Monitoring dan Evaluasi Grant Program Manager (GPM) KEHATI. Pertemuan ini dilakukan di Kantor Yayasan Dian Tama, Jl. AR. Saleh Gg. Cakra No. 12 Pontianak. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendiskusikan, membahas dan melakukan verifikasi dokumen yang telah dimiliki dan yang perlu disiapkan oleh grantee, Senin (28/8).

Pertemuan yang dimulai sejak jam 09:00 pagi WIb ini, dihadiri sedikitnya 9 orang peserta, 7 orang dari Grantee yang terdiri dari Project Coordinator dan Monitoring dan Evaluasi (M&E) Manager/Specialist/Officer, kemudian 2 orang Tim GPM KEHATI, yakni Rokhmad Munawir dan Binsar Liem Sihotang selaku (M&E Officer).

Rokhmad Munawir , selaku M&E Officer Yayasan KEHATI – PSDABM,  MCA-Indonesia GPM Lot-1, melalui emailnya menyampaikan bahwa pertemuan untuk membahas inventarisasi capaian ini telah dilakukan oleh Millennium Challenge Corporation (MCC) dan MCA-Indonesia dengan GPM atau Manajer Program Hibah pada tanggal 27 Juli 2017, dengan hasil kesepakatan bahwa setiap pengakuan terhadap capaian kegiatan diperlukan bukti dukumen (evidence document/mean of verification). “GPM KEHATI telah melakukan identifikasi dokumen verifikasi yang diperlukan dalam rangka pengakuan atas capaian ITT Indicator; Common Indicator dan Project level Indicator,”

Berkenaan dengan hal tersebut, Tim GPM KEHATI melakukan pembahasan dengan para grantee mengenai target-target capaian.  Hal ini mengingat ada beberapa grantee / penerima hibah yang melakukan amendmen kegiatan proyek sehingga akan berpengaruh pada target capaian keberhasilan yang dijanjikan pada awal proyek. Selain itu, dinamika perjalan proyek juga sangat memungkinkan adanya perubahan target serta capaiannya.

Dari pertemuan tersebut, terdapat beberapa hasil yang diharapkan, diantaranya: pertama, adanya kesepakatan mengenai target dan capaian indicator, kedua, adanya dokumen verifikasi capaian indikator M&E dari masing-masing grantee dan terakhir adanya M&E perubahan yang melalui proses amandemen.

 

LEAVE A REPLY