Bermodalkan Iuran Bersama, Hasilkan 100 kg Kerupuk Kering

0
234
proses pembuatan kerupuk kering yang dilakukan oleh kelompok perempuan. Doc: Tim Konsorsium Dian Tama/Sri

Semangit, swaraperiau.com – Bertempat di Sub-Sentra Asosiasi Periau Danau Sentarum (APDS), Dusun Semangit, Kabupaten Kapuas Hulu, TIM Konsorsium Dian Tama, Proyek Kemakmuran Hijau, MCA-Indonesia, lakukan pertemuan rutin bersama kelompok perempuan, komunitas dampingan, Selasa (16/5).

Pertemuan rutin yang berlangsung selama dua hari ini, dibagi kedalam dua agenda kegiatan. Untuk agenda dihari pertama dimulai dengan praktek pembuatan kerupuk kering, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian teori perhitungan penjualan. Kegiatan hari pertama berlangsung dari jam 11:00-16:00 WIB. Pada hari keduanya, dilakukan pengirisan dan penjemuran kerupuk, dikarenakan perserta yang ramai, pengerjaan hanya kurang lebih 1 jam, yakni dimulai dari jam 7 pagi sampai jam 8 pagi.

Anatalia Sri Lestari, selaku koordinator pemberdayaan perempuan mengatakan bahwa, dalam pertemuan ini kita juga melakukan perhitungan biaya produksi untuk menentukan harga jual produk kerupuk kering Semangit. “Setelah pertemuan tanggal 16, mereka kemudian memproduksi kerupuk kering secara berkelompok, dengan modal dari iuran bersama. Hinggal saat ini sudah memproduksi 100 kg kerupuk kering, dan sudah terjual sebanyak 44 kg,” lanjut Sri. [Ben]

LEAVE A REPLY