Pantau Lokasi Rawan Kebakaran dengan Drone

0
246
Peserta pelatihan ketika melakuan uji coba melakukan penerbangan drone. Doc: Tim Konsorsium Dian Tama

Nanga Lauk, swaraperiau.com – Pelatihan pemetaan  dengan menggunakan Wahana Tampa Awak ( WTA) yang dilaksanakan di desa Nanga Lauk pada Senin 19  Februari 2017 terlaksana dengan baik. Masyarakat yang ikut serta dalam proses pemetaan dan pelatihan WTA sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut.
Deni Erman Nasibuan selaku pelatih WTA dan pemetaan menginstruksikan  kepada peserta pelatihan perihal penggunaan wahana tampa awak serta proses pemetaan yang dilakukan dengan drone.
“Penggunaan dron bukan hanya untuk pemetaan saja, melainkan untuk vidiografi, fotografi dan pendokumentasian lainnya. Namun yang  kita gunakan  sekarang adalah untuk pemetaan. Sistem dronnya sudah dilengkapi dengan JPS dan camera yang dikendalikan dengan remot control,” ujar Dedi saat mendampingi masyarakat menerbangkan drone.
Masyarakat Nanga Lauk yang mengikuti pelatihan  berjumlah 12 orang, dibagi dalam 6 kelompok. Setiap kelompok mendapatkan giliran dalam percobaan menerbangkan drone tersebut.
Lokasi penerbangan dan sekaligus pemetaan dilakukan di danau Tunggal dan danau Kematian. Mengingat dua lokasi tersebut adalah wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan.
Rusman, Kepala Desa Nanga Lauk mengatakan bahwa, potensi yang rawan terbakar adalah di danau Kematian. Pada tahun 1995 di lokasi tersebut pernah terjadi kebakaran yang sangat besar sehingga sangat berdampak pada perekonomian dan kesehatan masyarakat.
“Dengan proteksi kawasan yang terus-menerus masyarakat lakukan, sampai sekarang di Nanga Lauk kebakaran tersebut tak terulang lagi. Namun potensi wilayah yang rawan kebakaran setidaknya ada eman titik. Enam titik tersebut tersebar di danau Kematian dan danau Tunggal, kerena wilayah tersebut adalah gambut. Kedepannya dengan adanya peta yang dihasilkan dari pelatihan drone ini, setidaknya memudahkan kami memantau titik-titik yang rawan kebakaran tersebut,” kata Rusman. (Fathul Birri).

LEAVE A REPLY