Energi Alternatif untuk Atasi Permasalahan Kebutuhan Energi Masa Depan

0
139
Salah satu bentuk pemanfaatan solar cell untuk kebutuhan penerangan Doc: Tim Konsorsium Dian Tama/Ignatius Noreng

Semangit, swaraperiau.com – Kemakmuran Hijau yang Baru dan Terbarukan Kelola dana Hibah Compact dari Millenium Challenge Account – Indonesia (MCA – Indonesia), Konsorsium Dian Tama lakukan Forum Group Discussion (FGD) bersama komunitas sasaran untuk membangun rumah produksi madu hutan, Semangit, (9/2).

“Tujuan utama proyek kemakmuran hijau adalah pengentasan kemiskinan melalui ekonomi rendah karbon, yang di implementasikan dalam beberapa proyek seperti penyediaan energi baru dan terbarukan, memperbaiki bentang lahan, dan meningkatkan produktivitas,” Demikian dijelaskan Thomas Irawan Sihombing, Project Manager Konsorsium Dian Tama, pengelola Proyek Kemakmuran Hijau dari MCA-Indonesia, ketika memberikan pemaparan didepan parapihak, bertempat di aula Bappeda Kabupaten Kapuas Hulu, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan yang sama, Dijelaskan pula oleh Dessy Ratnasari, District Relationship Manager (DRM) MCA-Indonesia untuk wilayah kerja Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu, bahwa sebelumnya telah ada penandatanganan nota kesepahaman bersama antara MCA-Indonesia, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam tata persiapan dan pelaksanaan program hibah compact proyek kemakmuran hijau di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Telah disetujui dan ditetapkan 7 konsorsium penerima dana hibah program Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) di wilayah Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu, yang 5 di antaranya akan bekerja di wilayah kabupaten Kapuas Hulu,” Jelas Dessy.

Diwaktu dan kesempatan terpisah, Antriksa Puspanegara, tenaga ahli Energi Terbarukan menjelaskan bahwa Panel Surya merupakan Pembangkit Listrik yang mampu mengkonversi sinar matahari menjadi arus listrik. Sinar Matahari menjadi suber energi yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan kebutuhan energi masa depan setelah berbagai sumber energi konvensional berkurang jumlahnya serta tidak ramah terhadap lingkungan.

“Satu dari sekian cara penyediaan energi listrik alternatif yang siap untuk diterapkan secara masal pada saat ini adalah menggunakan suatu sistem teknologi yang diperkenalkan sebagai Sistem Energi Surya Photovoltaic atau secara umum dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya Photovoltaic (PLTS Photovoltaic), dimana sistem ini telah dimanfaatkan antara lain untuk penerangan rumah, jalan raya, taman, sekolah, rumah ibadah, puskesmas, gedung, pompa air, catu daya bagi perangkat telekomunikasi, TV umum, pendingin, rambu-rambu laut, penerangan untuk menangkap ikan dan banyak aplikasi lainnya.” Sebut antariksa dengan fasih ketika ditanya energi alternative apa yang ditawarkan kepada komunitas berkenaan dengan sumber energi pada rumah produksi madu hutan.

 

LEAVE A REPLY