Khasiat Khusus Madu Hutan Kapuas Hulu

0
257
Peserta pelatihan ketika melakuan uji coba melakukan penerbangan drone. Doc: Tim Konsorsium Dian Tama

Nanga Lauk, swaraperiau.com – “Madu terbaik adalah madu yang berada dalam sarang Lebah, dihasilkan oleh Lebah hutan secara alami,” demikian tutur Thomas Irawan Sihombing, Project Manager Konsorsium Dian Tama Proyek Kemakmuran Hijau Millenium Challenge Account – Indonesia (MCA-Indonesia), ketika memberikan pengantar dalam pelatihan Internal Control System (ICS) untuk anggota koperasi Kebayan Banjar Bersatu di Sub Sentra Asosiasi Periau Nanga Lauk. Sabtu, 4 Februari 2017.

Sebagai produk unggulan masyarakat, harus disepakati bahwa madu yang dihasilkan dari Sub Sentra Nanga Lauk adalah madu terbaik. Madu terbaik adalah madu yang dihasilkan Lebah hutan yang ada di dalam sarang Lebah, dimana sebagian besar isinya adalah Glukosa, Enzym, dan zat-zat khusus lainnya. Madu organik terbaik adalah sama persis dengan madu yang masih berada didalam sarang, untuk itu proses pengolahan madu pasca panen hanya sebatas mengurangi kadar air hingga kurang dari 21%. Kandungan air dalam madu hutan sekitar 20-25 % harus dikurangi karena akan memicu fermentasi glukosa menjadi alkohol.
“Kandungan madu sebagian besar adalah gula glukosa yang baik untuk metabolisme tubuh. Madu Kapuas Hulu diakui memiliki manfaat khusus yakni anti antioksidan, antiaging, antibiotik, dan antibody,” jelas Irawan.

Sejalan dengan hal tersebut, Raimundus, Field Manager Site II Konsorsium Dian Tama Proyek Kemakmuran Hijau MCA-Indonesia mengatakan bahwa ICS adalah sistem yang dibuat bersama oleh komunitas, didalamnya ada aturan yang harus dijalankan dan diawasi.
“Untuk menghasilkan madu terbaik, maka perlu ada standar yang mengatur bagaimana untuk menghasilkan madu terbaik. Standar itu adalah ketentuan yang mengatur apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, yang boleh berarti harus dilakukan, yang tidak boleh maka ada sanksi ketika di langgar,” Jelas Raimundus. (Ignatius Noreng).

LEAVE A REPLY